Launching BlankOn Linux Banyumas

Launching BlankOn Linux Banyumas suryaden Min, 12/25/2011 - 04:03

Selamat atas lauching BlankOn Banyumas yang bertempat di kedai Telapak sebelah kantor kelurahan Pabuwaran Purwokerto Jawa Tengah pada tanggal 24 Desember 2011 di launching sebuah komunitas opensource BlankOn Linux Banyumas dengan akun @blankonbanyumas. Hadir adalah para penggerak dan pegiat opensource lokal Banyumas. Seperti dari Suara Komunitas, Yayasan Air putih, maupun media lokal dan akademisi dari Banyumas. Ide menarik dari penggunaan BlankOn ini adalah untuk pengembangan masyarakat desa, utamanya mendukung penggunaan TIK di masyarakat Banyumas.

Turut hadir adalah beberapa kepala desa di Bnayumas yang sudah mulai menggunakan opensource dan Sistem Informasi Desa, sebagai contoh yang berhasil adalah Desa Mandalamekar dari Tasik Malaya dan Desa Melung dari Banyumas. Hal yang cukup istimewa adalah bahwa dengan menggunakan opensource maka komputer-komputer lama yang biasanya sudah tak terpakai, bisa digunakan lagi dengan OS ringan BlankOn dan cukup enak digunakan juga.

Dengan menggunakan opensource yang berbasis Linux membuat TIK bisa menjadi murah, dan tidak perlu tergantung juga dengan koneksi internet, jika memang tidak perlu, karena toh update atau pembaharuan software tak perlu dilakukan secara online jika memiliki master CD dan repository-nya. Juga karena memang menggunakan komputer lawas, ini pengalaman BlankOn Banyumas.

Blogger Nusantara juga hadir di sini, untuk mengajak para pengguna opensource dan masyarakat desa bukan hanya terkendala pada masalah infrastruktur TIK saja yang sudah dapat diatasi dengan penggunaan opensource yang gratis, dan sama sekali tidak ramah terhadap virus komputer. Namun menggugah kreatifitas dan pemuatan lokal konten Indonesia di Internet, dengan blogging, penulisan konten positif dan blogpreneur ataupun hingga mencoba memasuki ranah bidang developper aplikasi untuk gadget.

Acara masih akan dilanjutkan lagi dengan workshop opensource, BlankOn Banyumas dan prakteknya di desa Melung pada esok harinya tanggal 25 Desember 2011.

Belajar Dasar Jurnalisme Warga dan Opensource di Desa Melung Banyumas

Belajar Dasar Jurnalisme Warga dan Opensource di Desa Melung Banyumas suryaden Min, 12/25/2011 - 12:45

Tanggal 25 Desember 2011 bertempat di Kantor Kepala Desa Melung kecamatan Kedung Banteng Kabupaten Banyumas jam 11 siang bersama 20 an warga desa Melung para pegiat opensource dari Jogja, Banyumas, Cilacap dan Jakarta bersama warga mengadakan pelatihan menulis dasar dan opensource dengan OS BlankOn Linux. Tujuan belajar bersama ini selain untuk membuat mudah dan berani menulis juga untuk menggiatkan website @DesaMelung sebagaimana web desa @MandalaMekar. 

Saya menulis berita pada awalnya hanya satu kalimat dengan satu foto, di posting di blog untuk kemudian di sempurnakan menjadi berita oleh @imeilandi

Kegiatan yang santai dan semi nonformal ini juga dihadiri oleh @yananoviadi kepala desa Mandalamekar dari Tasik Malaya, sebuah desa terpencil yang bahkan untuk mencari sinyal internet harus berada di salah satu rumah warga, dan malah hingga saat ini rumah tersebut dijadikan ajang berkumpul untuk menggunakan internet. Lucu dan unik ya.... Pak Yana sharing tentang pengalamannya menulis dan belajarnya, karena beliau juga baru belajar menulis secara mandiri sejak Agustus 2011.

@yossysuparyo menerangkan tentang cara menulis yang mudah namun memenuhi syarat jurnalisme yang bisa di pertanggungjawabkan. Seperti pengamatan yang berdasarkan fakta, kemudian peristiwa, dan bagaimana fakta menjadi data. Untuk kemudian bisa di informasikan dan di pertanggungjawabkan kebenarannya, jika ada pertanyaan dari pembacanya.

Dilanjutkan kemudian dengan simulasi penulisan berita yang nantinya mungkin akan di upload ke website desa Melung. Hingga editing oleh [email protected]. Diterangkan juga secara lebih mendetail tentang cara penggunaan CMS sistem informasi untuk layanan prima kepada masyarakat.

Sesi penulisan juga memperkenalkan Blogger Nusantara yang memberikan pengenalan tentang internet dari sistem pencarian, kode etik blogging dan pengenalan mengenai apa itu blog, yang dikatakan sebagai rumah pribadi namun bisa di akses secara umum. Penulisan blog memang nyambung dengan dasar-dasar jurnalisme secara umum namun lebih bebas dan sesuai dengan pengalaman dari penulisnya. Bahwa menuliskan konten yang ada di kampung halaman pun serta sudut pandang yang berbeda-beda akan memberikan gambaran yang menarik dan informasi tentang konten lokal Indonesia.

Pak Lurah @DesaMelung Budi Satriyo @BudiRagiel pun menyampaikan cita-citanya tentang penggunaan TIK, Opensource untuk membantu layanan di desanya. Ditanggapi dengan komentar-komentar dari perwakilan desa lain yang juga sangat tertarik dengan penggunaan sistem informasi desa dan penulisan yang menurut mereka akan sangat menarik untuk dilakukan di desanya. Karena membuka wacana dan kesempatan yang belum pernah terpikirkan manfaatnya.

@somatomat juga berkesempatan mengenalkan fasilitas game-game BlankOn Linux seperti TuxType, latihan memakai mouse sebagai alat permainan yang mendukung pendidikan bagi anak-anak, KGeography, Tux4Kids ataupun game matematika opensource MathCommand dan lain sebagainya sampai game rumit yang ada dalam repository Linux. Acara ini masih kealnjutan dari kegiatan BlankOn Linux Banyumas.