Avatar suryaden
Posted by suryaden
Pejuang dan pegiat opensource Indonesia Onno W Purbo pada 17 Maret 2011 bersama tim Internet Sehat, diantaranya mas Donny BU dan Arief TS rela mampir ke Jogloabang headquarters di tengah sawah, dan berada di pelosok Jogja coret bagian barat. Sungguh menyenangkan dan tentunya menambah semangat untuk berbagi dan belajar tentang opensource. Meski hanya beberapa saat namun kunjungan ini sangat berarti dan mengobati beberapa pertanyaan semisal tentang bagaimana keseriusan beliau dalam membangun image tentang opensource dan semangat berbaginya kepada semua orang tentang tehnologi yang bisa dipelajari dan dipakai siapapun dengan biaya yang tidak mengada-ada dan terbuka.
 
Tentu saja kunjungan ini tidak berdiri sendiri karena juga dalam rangka mempersiapkan screening film dokumenter Linimas(s)a, sebuah film dokumenter yang berusaha untuk mengcapture beberapa peristiwa dalam sebuah bingkai perkembangan penggunaan sosial media. Sebuah film dokumenter yang berisi beberapa peristiwa dari banyak cerita panjang dan menarik yang ada di Indonesia. Belum mewakili memang, karena tentunya siapapun tahu berapa lama sih perkembangan sosial media di kota Solo, dibandingkan Jogja yang sudah sangat advance bahkan sejak internet mulai dibangun, dan berapa banyak praktisi opensource hingga para praktisi dunia maya yang tidak mau disebut bahkan tidak mau terlihat kegiatannya.
 
kunjungan ict watch ke jogloabang
 
Bukan soal, karena itu adalah masalah perspektif individual dan budaya 'mungkin', namun bisa dilihat juga berapa banyak orang yang berusaha membranding dirinya untuk eksis di dunia maya utamanya sosial media, atau dengan kata lain, hanya sedikit orang yang mau didokumentasikan untuk mewakili kejadian dan perwakilan perkembangan sosial media di Indonesia. Selain yang lainnya gagap, atau malu-malu bahkan mungkin menjadi penjahat sosial media. Atau bisa jadi belum memiliki konsep diri yang jelas, ada dimana posisioning dirinya dalam dunia maya. Semua kembali pada diri masing-masing dalam memposisikan dirinya. Karena toh masih bisa dihitung insan yang mau berbagi secara tulus, apa yang ada dibenak, cita-cita, dan mungkin malah tidak punya.
 
Biasalah, budaya malu-malu kucing. Terlepas dari itu, DVD Linimas(s)a pun sudah sampai yang versi burning rumahan. Terima kasih pak Onno W Purbo dan tim internet sehat yang antusias untuk screening film dokumenter, obrolan serta diskusi dan tentunya usaha untuk memotret dan mendokumentasikan bahwa memang benar ada pelaku-pelaku sosial media yang berhasil, bermanfaat dan berguna bagi sekitarnya. Juga bahwa sosial media memiliki bahaya besar seperti yang terjadi pada ibu Prita Mulyasari, dan menjadi kekuatan dahsyat ketika mendukung anti korupsi atau penginformasian wilayah bencana sebagaimana Jalin Merapi di twitternya. Juga ikon-ikon seperti Jogja Update dan lain sebagainya yang semakin mempererat jalinan komunikasi antar pengguna twitter dalam suatu kawasan.