Permenkeu 65 tahun 2014 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai

Aturan mengenai bentuk, ukuran dan warna benda meterai diperbaharui Kementerian Keuangan pada tahun 2014 dengan Permenkeu 65 tahun 2014 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 65/PMK.03/2014 tentang Bentuk, Ukuran dan Warna Benda Meterai mulai diberlakukan pada tanggal 17 Agustus 2014.

Permenkeu 65 tahun 2014 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai diterbitkan dalam rangka meningkatkan pengawasan dan pengamanan terhadap benda meterai sebagai upaya untuk menghindari atau mencegah tindakan pemalsuan benda meterai, serta untuk memudahkan pengenalan masyarakat awam terhadap ciri-ciri benda meterai yang asli, perlu melakukan penyempurnaan ketentuan mengenai bentuk, ukuran, warna, dan desain benda meterai berupa meterai tempel sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 55/PMK.03/2009 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai.

Pada saat Peraturan Menteri Keuangan Nomor 65/PMK.03/2014 tentang Bentuk, Ukuran dan Warna Benda Meterai mulai berlaku, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 55/PMK.03/2009 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 55/PMK.03/2009 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 4, Permenkeu 65 tahun 2014 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal 17 Agustus 2014.

Pasal 5, Permenkeu 65 tahun 2014 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 65/PMK.03/2014 tentang Bentuk, Ukuran dan Warna Benda Meterai mengatur Bentuk, ukuran, dan warna benda meterai berupa Meterai Tempel Tahun 2014 dengan nilai nominal Rp3.000,00 dan Rp6.000,00 adalah sebagai berikut:

  1. segi empat dengan ukuran 32 mm x 24 mm;
  2. cetakan dasar menggunakan raster image;
  3. cetakan utama dapat diraba dan terdapat color shiting;
  4. memiliki 17 digit nomor seri berwarna hitam;
  5. menggunakan kertas sekuriti uv dull berhologram;
  6. memiliki perforasi bentuk bintang, oval, dan bulat;
  7. serta dicetak melalui proses cetak offset, intaglio, dan digital;

Marilah kita kenali ciri-ciri meterai yang asli. Berdasarkan PMK nomor 65/PMK.03/2014 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai, beberapa ciri meterai desain baru antara lain :

  1. Meterai tempel desain baru dengan nominal Rp 3.000,00 memiliki warna biru, sedangkan nominal Rp 6.000,00 memiliki warna hijau;
  2. Gambar garuda lambang Negara Republik Indonesia berada di pojok kanan atas dengan warna ungu;
  3. Teks “METERAI”, “TEMPEL” disebelah kiri gambar Garuda dengan warna ungu;
  4. Mikroteks “DITJEN PAJAK”, dibawah teks “TEMPEL”;
  5. Teks “TGL” dan angka “20” dibawah mikroteks “DITJEN PAJAK”;
  6. Teks nominal “3000” dan “6000” di pojok kiri bawah berwarna ungu;
  7. Teks “TIGA RIBU RUPIAH” DIBAWAH TEKS NOMINAL “3000” dengan warna ungu, teks “ENAM RIBU RUPIAH” DIBAWAH TEKS NOMINAL “6000” dengan warna ungu;
  8. Motif Roset blok berupa bunga berada di sebelah kanan bawah. Motif tersebut dapat berubah warna bila dimiringkan. Untuk nominal Rp. 3000,00 perubahan dari hijau ke biru, dan untuk nominal Rp. 6000,00 perubahannya dari magenta ke hijau;
  9. Memiliki 17 digit nomor seri berwarna hitam;
  10. Terhadap hologram di bagian kiri meterai tempel;
  11. Memiliki perforasi bentuk bintang pada bagian tengah di sisi kiri;
  12. Bentuk oval di sisi kanan dan kiri, dan bentuk bulat di semua sisi meterai.

Objek Meterai antara lain:

  1. Surat perjanjian dan surat-surat lainnya yang dibuat dengan tujuan untuk digunakan sebagai alat pembuktian mengenai perbuatan, kenyataan, atau keadaan yang bersifat perdata.
  2. Akta-akta notaris sebagai salinannya.
  3. Akta-akta yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) termasuk rangkap-rangkapnya.
  4. Surat yang memuat jumlah uang, yaitu:
    1. yang menyebutkan penerimaan uang,
    2. yang menyatakan pembukuan atau penyimpanan uang dalam rekening di bank,
    3. yang berisi pemberitahuan saldo rekening di bank, atau
    4. yang berisi pengakuan bahwa utang uang seluruhnya atau sebagian telah dilunasi atau diperhitungkan.
  5. Surat berharga seperti wesel, promes, aksep, dan cek.
  6. Efek dalam nama dan bentuk apapun.

Permenkeu 65 tahun 2014 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai ditetapkan di Jakarta pada tanggal 21 April 2014 oleh Menteri Keuangan Muhamad Chatib Basri. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 65/PMK.03/2014 tentang Bentuk, Ukuran dan Warna Benda Meterai diundangkan di Jakarta oleh Menkumham Amir Syamsudin pada tanggal 22 April 2014.

Agar setiap orang mengetahuinya, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 65/PMK.03/2014 tentang Bentuk, Ukuran dan Warna Benda Meterai ditempatkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 530.

Permenkeu 65 tahun 2014
tentang
Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai

Mencabut

Permenkeu 65 tahun 2014 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai mencabut Peraturan Menteri Keuangan Nomor 55/PMK.03/2009 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai.

Latar Belakang

Peertimbangan Permenkeu 65 tahun 2014 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai adalah

  1. bahwa dalam rangka meningkatkan pengawasan dan pengamanan terhadap benda meterai sebagai upaya untuk menghindari atau mencegah tindakan pemalsuan benda meterai, serta untuk memudahkan pengenalan masyarakat awam terhadap ciri-ciri benda meterai yang asli, perlu melakukan penyempurnaan ketentuan mengenai bentuk, ukuran, warna, dan desain benda meterai berupa meterai tempel sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 55/PMK.03/2009 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai;
  2. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, serta untuk melaksanakan ketentuan Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai;

Dasar Hukum

Dasar hukum Permenkeu 65 tahun 2014 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai adalah:

  1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1985 Nomor 69, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3313);
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2000 tentang Perubahan Tarif Bea Meterai dan Besarnya Batas Pengenaan Harga Nominal yang Dikenakan Bea Meterai (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3950);

Isi Permenkeu tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai

Berikut adalah isi Permenkeu 65 tahun 2014 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai, bukan format asli:

PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG BENTUK, UKURAN, DAN WARNA BENDA METERAI.

Pasal 1

Bentuk, ukuran, dan warna benda meterai berupa Meterai Tempel Tahun 2014 dengan nilai nominal Rp3.000,00 (tiga ribu rupiah) adalah sebagai berikut:

  1. bentuk meterai tempel nominal Rp3.000,00 (tiga ribu rupiah) adalah segi empat dengan ukuran 32 mm x 24 mm;
  2. cetakan dasar menggunakan raster image dengan teks “DJP”, angka “3000”, dan logo Kementerian Keuangan yang berwarna dominan biru;
  3. cetakan utama mempunyai sifat dapat diraba dengan warna ungu dan color shifting green to blue (hijau-biru) yang terdiri dari:
    1. gambar Garuda lambang Negara Republik Indonesia di pojok kanan atas dengan warna ungu;
    2. teks “METERAI”, “TEMPEL” di sebelah kiri Garuda dengan warna ungu;
    3. mikroteks “DITJEN PAJAK”, di bawah teks “TEMPEL”;
    4. teks “TGL” dan angka “20” di bawah mikroteks “DITJEN PAJAK”;
    5. teks nominal “3000” di pojok kiri bawah dengan warna ungu;
    6. teks “TIGA RIBU RUPIAH” di bawah teks nominal “3000” dengan warna ungu;
    7. motif roset blok dengan color shifting green to blue (hijau-biru) di pojok kanan bawah;
  4. memiliki 17 (tujuh belas) digit nomor seri berwarna hitam;
  5. jenis kertas yang digunakan adalah kertas sekuriti UV dull berhologram, warna putih, berlapis pada satu sisi (one sided coated), dengan spesifikasi sebagai berikut:
    1. berat dasar kertas dan lem sekitar 96gr/m2 (sembilan puluh enam gram per meter persegi);
    2. terdapat lem kering (dry glue) pada sisi belakang;
    3. memiliki serat-serat tampak (visible fibres) berwarna biru dan fluorescent orange yang memendar oranye di bawah sinar UV;
    4. memiliki hologram stripe dengan gambar Garuda Pancasila, Logo Kementerian Keuangan, dan teks “PAJAK” berulang membentuk garis diagonal di sebelah kiri;
  6. memiliki perforasi bentuk bintang pada bagian tengah di sisi kiri, bentuk oval di sisi kanan dan kiri, dan bentuk bulat di semua sisi meterai tempel;
  7. meterai tempel dicetak melalui proses cetak offset, intaglio, dan digital;
  8. unsur pengaman terdiri dari:
    1. kertas sekuriti UV dull berlapis pada satu sisi dengan serat tampak berwarna biru dan fluorescent orange;
    2. hologram berwarna perak;
    3. special pattern image motif batik;
    4. raster image;
    5. mikroteks;
    6. tactile effect;
    7. visible fluorescent ink berwarna hijau;
    8. color shifting ink with taggant;
    9. perforasi bentuk bintang, oval, dan bulat.

Pasal 2

Bentuk, ukuran, dan warna benda meterai berupa Meterai Tempel Tahun 2014 dengan nilai nominal Rp6.000,00 (enam ribu rupiah) adalah sebagai berikut:

  1. bentuk meterai tempel nominal Rp6.000,00 (enam ribu rupiah) adalah segi empat dengan ukuran 32 mm x 24 mm;
  2. cetakan dasar menggunakan raster image dengan teks “DJP”, angka “6000”, dan logo Kementerian Keuangan yang berwarna dominan hijau;
  3. cetakan utama mempunyai sifat dapat diraba dengan warna ungu dan color shifting magenta to green (magenta-hijau) yang terdiri dari:
    1. gambar Garuda lambang Negara Republik Indonesia di pojok kanan atas dengan warna ungu;
    2. teks “METERAI”, “TEMPEL” di sebelah kiri Garuda dengan warna ungu;
    3. mikroteks “DITJEN PAJAK”, di bawah teks “TEMPEL”;
    4. teks “TGL” dan angka “20” di bawah mikroteks “DITJEN PAJAK”;
    5. teks nominal “6000” di pojok kiri bawah dengan warna ungu;
    6. teks “ENAM RIBU RUPIAH” di bawah teks nominal “6000” dengan warna ungu;
    7. motif roset blok dengan color shifting magenta to green di pojok kanan bawah;
  4. memiliki 17 (tujuh belas) digit nomor seri berwarna hitam;
  5. jenis kertas yang digunakan adalah kertas sekuriti UV dull berhologram, warna putih, berlapis pada satu sisi (one sided coated), dengan spesifikasi sebagai berikut:
    1. berat dasar kertas dan lem sekitar 96gr/m2 (sembilan puluh enam gram per meter persegi);
    2. terdapat lem kering (dry glue) pada sisi belakang;
    3. memiliki serat-serat tampak (visible fibres) berwarna biru dan fluorescent orange yang memendar oranye di bawah sinar UV;
    4. memiliki hologram stripe dengan gambar Garuda Pancasila, Logo Kementerian Keuangan, dan teks “PAJAK” berulang membentuk garis diagonal di sebelah kiri;
  6. memiliki perforasi bentuk bintang pada bagian tengah di sisi kiri, bentuk oval di sisi kanan dan kiri, dan bentuk bulat di semua sisi meterai tempel;
  7. meterai tempel dicetak melalui proses cetak offset, intaglio, dan ,e digital;
  8. unsur pengaman terdiri dari:
    1. kertas sekuriti UV dull berlapis pada satu sisi dengan serat tampak berwarna biru dan fluorescent orange;
    2. hologram berwarna perak;
    3. special pattern image motif batik;
    4. raster image;
    5. mikroteks;
    6. tactile effect;
    7. visible fluorescent ink berwarna hijau;
    8. color shifting ink with taggant;
    9. perforasi bentuk bintang, oval, dan bulat.

Pasal 3

Dengan berlakunya Peraturan Menteri ini, meterai tempel yang telah dicetak dengan desain berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 55/PMK.03/2009 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai, tetap berlaku dan masih dapat dipergunakan sampai dengan tanggal 31 Maret 2015.

Pasal 4

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 55/PMK.03/2009 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Pasal 5

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal 17 Agustus 2014.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Permenkeu 65 tahun 2014 tentang Bentuk, Ukuran, dan Warna Benda Meterai