Avatar jogloabang
Posted by jogloabang on August 06, 2019
PP 51 Tahun 2019 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara ke dalam Modal Saham PT PLN

Presiden Joko Widodo menetapkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2019 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara, pada tanggal 19 Juli 2019. Pemerintah menambahkan penyertaal modal ke PLN sebesar Rp6.500.000.000.000,00 (enam triliun lima ratus miliar rupiah) hal ini dinyatakan dalam Pasal 2 Ayat (1) PP 51 Tahun 2019 tentang penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham PT PLN.

PP No. 51 Tahun 2019 tentang penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham PT PLN diundangkan ke dalam Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 135 pada tanggal 23 Juli 2019 di Jakarta.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2019 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara

Pertimbangan

Latar belakang yang menjadi pertimbangan ditetapkannya PP 51 Tahun 2019 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI ke dalam Modal Saham PT PLN adalah :

  1. untuk memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara dalam rangka meningkatkan kemampuan pendanaan guna melanjutkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, perlu melakukan penambahan penyertaan modal Negara Republik Indonesia ke dalam modal saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2019;
  2. melaksanakan ketentuan Pasal 4 ayat (4) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara.

Dasar Hukum

Landasan penetapan PP 51 Tahun 2019 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara ke dalam Modal Saham PT PLN adalah :

  1. Pasal 5 ayat (2) ;
  2. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 70, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4297);
  3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
  4. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2018 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2019 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 223, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6263);
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2005 tentang Tata Cara Penyertaan dan Penatausahaan Modal Negara pada Badan Usaha Milik Negara dan Perseroan Terbatas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 116, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4555) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2005 tentang Tata Cara Penyertaan dan Penatausahaan Modal Negara pada Badan Usaha Milik Negara dan Perseroan Terbatas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 325, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6006);

Isi PP 51 Tahun 2019

Berikut adalah isi PP 51 Tahun 2019 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara ke dalam Modal Saham PT PLN (bukan format asli) :

Pasal 1

Negara Republik Indonesia melakukan penambahan penyertaan modal ke dalam modal saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara yang statusnya sebagai Perusahaan Persero an (Persero) ditetapkan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 1994 tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan Umum (PERUM) Listrik Negara menjadi Perusahaan Perseroan (PERSERO).

Pasal 2

  1. Nilai penambahan penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 sebesar Rp6.500.000.000.000,00 (enam triliun lima ratus miliar rupiah).
  2. Penambahan penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2019.

Pasal 3

Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

 

agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Pemerintah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.

 

  Disahkan di Jakarta
pada tanggal 19 Juli 2019
  PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ttd

JOKO WIDODO
Diundangkan di Jakarta
pada tanggal 23 Juli 2019
 
MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA,

ttd

YASONNA H. LAOLY
 

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2019 NOMOR 135

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2019 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara

[ Gambar Oleh PLN - asiangames2018.id, Domain Publik, ]