Dikirim oleh jogloabang pada 07 Mei, 2012

Acara JadulFest atau Festival Jawa Kidul bertujuan :

  1. Memperkuat kapasitas tata kelola sumber daya desa, tanah, hutan dan air  pengelola pemerintah desa.
  2. Mempertemukan pelbagai pihak dan pelaku gerakan desa membangun sebagai awal pembangunan jaringan kerja bersama dalam kerangka kerja berjejaring.  
  3. Mendiseminasikan prinsip gerakan desa membangun untuk penguatan masyarakat sipil.
  4. Memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam pengelolaan pelayanan publik dengan mengacu pada standar kepuasan pengguna layanan dan kebutuhan masyarakat
  5. Memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam perencanaan pembangunan dan anggaran desa.  
  6. Membangun kesadaran bagi warga untuk keterbukaan informasi publik.
  7. Memperkuat kapasitas pemerintah desa dalam perencanaan pembangunan perdesaan. 
  8. Penguatan kapasitas pengelolaan informasi pegiat desa. 
  9. penguatan kapasitas pewartaan warga untuk pengelola desa. 
  10. Peguatan kapasitas pengelola informasi desa dalam peggunaan portal desa
  11. Pendalaman Sistem Operasi Komputer dan aplikasi desa berbasis Free and Open Source Software (FOSS)
  12. Memperingati hari Lingkungan Hidup 5 Juni 2012

Harapan diadakannya JadulFest:

Kegiatan Festival Jawa selatan ini diharapkan akan menghasilkan beberapa keluaran langsung, antara lain:

  1. Meningkatnya kapasitas dan pemahaman 200 pemerintah desa dalam tata kelola lingkungan, lahan dan administrasi desa serta tata kelola kawasan. 
  2. Meningkatnya kapasitas dan pemahaman 200 pemerintah desa pengelolaan informasi berbasis jurnalisme warga, 
  3. Meningkatnya kapasitas dan pemahaman 200 pemerintah desa dalam keterbukaan informasi publik dalam pengelolaan admisnistrasi dan pemerintahan desa
  4. Meningkatnya pemahaman 200 kepala desa dalam penggunaan Teknologi informasi dan komunikasi dalam pelayanan publik, pengeloaan informasi serta diseminasi potensi desa. 
  5. Meningkatnya pemahaman perangkat desa dalam penggunaan piranti lunak bebas dan berkode sumber terbuka (free and opensource) sebagai salah satu model kemandirian dan penghematan anggaran belanja publik