Avatar jogloabang
Posted by jogloabang on November 29, 2019
Sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia selaku Penasihat Nasional KORPRI pada hari ulang tahun ke-48 Kopri tahun 2019

Sambutan Presiden Republik Indonesia dalam Peringatan Hari Ulang Tahun Kopri ke-48 disebutkan dalam Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Peringatan HUT Ke-48 Korpri Tahun 2019 yang termaktub dalam Lampiran Surat Edaran Dewan Pengurus Nasional Korpri Nomor SE-07/KU/IX/2019 tentang HUT Ke-48 Korpri Tahun 2019. SE Dewan Pengurus Nasional Korpri Nomor SE-07/KU/IX/2019 tentang HUT Ke-48 Korpri Tahun 2019 berisi tentang maksud Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) untuk memperingati Hari Ulang Tahun Ke-48 pada tanggal 29 November 2019.

Adapun isi Surat Edaran Dewan Pengurus Nasional Korpri Nomor SE-07/KU/IX/2019 tentang HUT Ke-48 Korpri Tahun 2019 menyebutkan bahwa sehubungan dengan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) akan memperingati Hari Ulang Tahun Ke-48 pada tanggal 29 November 2019 dan diharpakan seluruh jajaran kepengurusan KORPRI baik di pusat maupun di daerah dapat memperingati dan merayakannya dengan pedoman berikut:

  1. Peringatan HUT Ke-48 KORPRI Tahun 2019 dijadikan momentum untuk meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara sebagaf anggota KORPRI di semua tingkat kepengurusan.
  2. Penyelenggaraan HUT Ke-48 KORPRI agar dilaksanakan secara sederhana namun Khidmat dengan kegiatan utama berupa upacara bendera, ziarah, bakti sosial, olahraga, pembinaan rohani, pertemuan ilmiah, perlombaan, pertandingan dan lain-lain.
  3. Tema peringatan HUT Ke-48 KORPRI Tahun 2019 adalah:
    "KORPRI : Berkarya, Melayani dan Menyatukan Bangsa"
  4. Pengurus KORPRI pada setiap tingkatan agar menyelenggarakan peringatan HUT Ke- 48 KORPRI Tahun 2019 dengan berpedoman pada lampiran Surat Edaran tersebut.
  5. Penyelenggaraan peringatan hari ulang tahun dimaksud supaya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing dan melaporkan kepada Dewan Pengurus KORPRI satu tingkat di atasnya.

Demikian isi Surat Edaran Dewan Pengurus Nasional Korpri Nomor SE-07/KU/IX/2019 tentang HUT Ke-48 Korpri Tahun 2019 yang ditandatangani Ketum DPN KORPRI Prof. Dr. Zudan arif Fakrulloh, SH, MH dan Sekretaris Jenderal DPN KORPRI Dr. Ir. Bima Haria Wibisana, MSIS, di Jakarta pada tanggal 27 September 2019. Berikut di bawah ini adalah Sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia selaku Penasihat Nasional KORPRI pada hari ulang tahun ke-48 Kopri tahun 2019.

SAMBUTAN TERTULIS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
SELAKU
PENASIHAT NASIONAL KORPRI
PADA HARi ULANG TAHUN KE-48 KORPRI
TAHUN 2019

Jakarta, 29 November 2019

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Sejahtera Bagi Kita Semua,
Om Swastyastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan,

Yang saya hormati:
Para Menteri Kabinet Indonesia Maju,
Para Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian;
Ketua Umum dan Pengurus KORPRI Nasional;
Para Eselon I Kementerian;
Segenap anggota KORPRI;
Hadirin dan undangan yang saya muliakan.

Pertama-tama, selaku Presiden Republik Indonesia dan Penasihat Nasional KORPRI, saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota KORPRI dimanapun saudara berada, baik yang ada di tanah air maupun di seluruh perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri.

Saya ingin menyampaikan salam sekaligus apresiasi khusus pada anggota KORPRI yang bertugas di pelosok- pelosok negeri, di pulau-pulau terdepan, di kawasan perbatasan dan wilayah-wilayah terisolir. Mereka adalah abdi negara yang menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, untuk memastikan negara hadir di seluruh penjuru tanah air. Terima kasih atas pengabdian yang saudara-saudara berikan kepada rakyat, bangsa dan negara.

Hadirin dan segenap anggota KORPRI yang saya hormati,

Saat ini, kita berada di dunia yang berubah dengan cepat, yang sangat berbeda dengan dua puluh, tiga puluh atau empat puluh tahun yang lalu. Revolusi industri jilid ke-4 telah mendisrupsi segala lini kehidupan, bukan hanya cara dalam berkomunikasi tapi juga dalam cara mengelola pemerintahan.

Di sisi lain, persaingan antarnegara juga semakin sengit untuk berebut teknologi , berebut pasar dan memperebutkan talenta-talenta hebat yang digunakan untuk memajukan negaranya.

Dalam menghadapi perubahan dan persaingan itu, kita tidak boleh takut. Kita harus menghadapi persaingan itu dengan cara-cara baru, dengan terobosan-terobosan baru. Kecepatan, kreativitas dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton, yang tidak kompetitif tidak bisa diteruskan lagi. Kita harus bisa lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan negara lain.

Karena itu, saya mengajak seluruh anggota KORPRI untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan. Tidak ada lagi pola pikir lama. Tidak ada lagi kerja linear. Dan tidak ada lagi kerja rutinitas. Birokrasi harus berubah. Kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, cepat beradaptasi dengan perubahan.

Saya mengajak seluruh Anggota KORPRI untuk terus menerus bergerak mencari terobosan, terus menerus melakukan inovasi. Pelayanan yang ruwet, berbelit-belit dan yang menyulitkan rakyat, harus kita pangkas. Kecepatan melayani menjadi kunci reformasi birokrasi.

Orientasi birokrasi harus betul-betul berubah, bukan lagi berorientasi pada prosedur, tapi lebih berorientasi pada hasil nyata. Panjangnya rantai pengambilan keputusan juga harus bisa dipotong, dipercepat dengan cara penerapan teknologi. Bahkan saya sudah minta eselon 3 dan 4 untuk ditiadakan, sehingga pengambil keputusan bisa lebih cepat. Hal yang pahit harus kita lakukan. Karena di era persaingan antarnegara yang semakin sengit seperti saat ini jika kita lambat, kita pasti tertinggal. Karena itu ukurannya adalah bukan lebih baik dari sebelumnya tapi lebih baik dari negara lain yang menjadi saingan kita.

Saya juga sering mengingatkan bahwa kita harus mengurangi kegiatan seremonial yang sifatnya rutinitas dan lebih meningkatkan produktivitas serta berorientasi pada hasil. Tugas birokrasi adalah memastikan rakyat terlayani dengan baik serta program-program pembangunan betul-betul terdelivered, dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Sekedar melayani saja sudah tidak cukup, pelayanan yang diberikan harus baik dan diimbangi dengan kemudahan serta kecepatan.

Dengan kemajuan teknologi, cara kerja birokrasi juga harus berubah. Inovasi teknologi harus bisa mempermudah, bukan mempersulit pekerjaan. Kemajuan teknologi adalah instrumen untuk mempercepat penyelesaian masalah. Masalah saat ini harus kita selesaikan dengan smart shortcut yang lebih cepat, lebih efisien dan lebih memberikan dampak yang luas.

Hadirin dan segenap anggota KORPRI yang saya banggakan,

Kita harus optimis menatap masa depan. Kita harus percaya diri menghadapi tantangan kompetisi global. Kita harus yakin menjadi salah satu negara terkuat di dunia. Menjadi negara pemenang.

Kuncinya adalah kita mau bersatu. Persatuan dan kesatuan adalah pengikat kita untuk menuju Indonesia maju. Tanpa persatuan, kemajemukan negara kita, tidak akan pernah menjadi energi kolektif untuk mencapai kemajuan. Tanpa persatuan, kita akan menjadi negara yang lemah dan pecundang.

Karena itu, saya mengajak pada seluruh anggota KORPRI yang tersebar di seluruh Indonesia menjadi garda terdepan dalam merajut persatuan, menjaga tali persaudaraan sebagai satu saudara se-bangsa dan se-tanah air.

Kita harus ingat bahwa negara kita adalah negara besar. Negara dengan 17 ribu pulau, dengan agama, suku, budaya dan bahasa daerah yang beragam. Kita adalah negara yang ber-bhinneka tunggal ika. Keberagaman ini adalah kekuatan kita. Kemajemukan adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa kepada bangsa Indonesia, yang harus kita jaga dan rawat bersama-sama.

Hadirin dan segenap anggota KORPRI yang saya hormati,

Mengakhiri sambutan saya ini, saya ingin sekali lagi menyampaikan salam hangat kepada segenap anggota KORPRI dimanapun saudara-saudara berada. Selamat bertugas, lanjutkan pengabdian dan karya terbaik Saudara-saudara bagi rakyat, bangsa dan negara.

Terima kasih,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Om Shanti Shanti Shanti Om,
Namo Buddhaya
.

Jakarta, 29 November 2019
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
TTD.
JOKO WIDODO

Demikian Sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia selaku Penasihat Nasional KORPRI pada hari ulang tahun ke-48 Kopri tahun 2019.

Sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia selaku Penasihat Nasional KORPRI pada hari ulang tahun ke-48 Kopri tahun 2019