Permenkes 4 tahun 2022 tentang Juknis JF Perawat

Permenkes 4 tahun 2022 tentang Juknis JF Perawat bertujuan untuk memberikan pedoman bagi Perawat dan pihak yang berkepentingan agar memiliki pengertian dan pemahaman yang sama mengenai ketentuan jabatan fungsional Perawat, memperjelas butir kegiatan, mempermudah tim penilai dalam melakukan penilaian angka kredit, dan mempermudah perhitungan formasi.

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 35 Tahun 2019 tentang Jabatan Fungsional Perawat mengamanahkan petunjuk teknis Jabatan Fungsional Perawat diatur oleh Pimpinan Instansi Pembina, dalam hal ini Kementerian Kesehatan. Hal ini adalah alasan terbitnya Permenkes 4 tahun 2022 tentang Juknis JF Perawat. Juknis JF Perawat merupakan acuan bagi instansi pemerintah dalam melakukan pengelolaan dan pengembangan jabatan fungsional Perawat sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Petunjuk teknis Jabatan Fungsional Perawat merupakan penjabaran secara teknis hal-hal yang berkenaan dengan pengelolaan administrasi kepegawaian dan rincian kegiatan teknis pelayanan keperawatan. Pengelolaan administrasi kepegawaian dan rincian kegiatan tersebut meliputi kedudukan, tugas jabatan, kategori, jenjang jabatan, pangkat dan golongan ruang, unsur dan sub unsur kegiatan jabatan fungsional Perawat, uraian kegiatan jabatan fungsional Perawat, butir kegiatan, definisi operasional butir kegiatan, bukti kegiatan, kualitas hasil kerja, pengusulan, penilaian dan penetapan angka kredit, tim penilai angka kredit, kebutuhan angka kredit untuk kenaikan pangkat/jabatan dan kenaikan pangkat/jenjang jabatan.

Apa itu JF Perawat?

Jabatan Fungsional disingkat JF. Jabatan Fungsional adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu. JF Perawat adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak untuk melaksanakan kegiatan pelayanan keperawatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu lebih luas bahwa Pejabat Fungsional Perawat (Perawat) adalah PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh Pejabat yang Berwenang untuk melaksanakan pelayanan keperawatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Jabatan Fungsional Perawat berkedudukan sebagai pelaksana teknis fungsional di bidang Pelayanan Keperawatan pada Fasyankes di lingkungan Instansi Pemerintah.

Jabatan Fungsional Perawat merupakan jabatan karier PNS. Perawat berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab secara langsung kepada Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, atau Pejabat Pengawas yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan tugas Jabatan Fungsional Perawat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Formasi Perawat ditetapkan dalam peta jabatan berdasarkan analisis tugas dan fungsi unit kerja, analisis jabatan, dan analisis beban kerja dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tugas Jabatan Fungsional Perawat yaitu melakukan kegiatan Pelayanan Keperawatan yang meliputi Asuhan Keperawatan dan pengelolaan keperawatan.

Jenis-jenis JF Perawat

Jabatan fungsional Perawat meliputi jabatan fungsional Perawat kategori keterampilan, dan jabatan fungsional Perawat kategori keahlian.

Jabatan fungsional Perawat kategori keterampilan terdiri atas jenjang jabatan fungsional Perawat terampil, jabatan fungsional Perawat mahir, dan jabatan fungsional Perawat penyelia.

Jabatan fungsional Perawat kategori keahlian terdiri atas jenjang jabatan fungsional Perawat ahli pertama jabatan fungsional Perawat ahli muda jabatan fungsional Perawat ahli madya, dan jabatan fungsional Perawat ahli utama.

Bagi Perawat yang diangkat ke dalam jabatan fungsional Perawat kategori keahlian jenjang ahli pertama melalui pengangkatan pertama menduduki pangkat Penata Muda Tingkat I golongan ruang III/b.

Pejabat fungsional Perawat ahli pertama yang berijazah Ners dan masih menduduki pangkat Penata Muda golongan ruang III/a dengan masa kerja paling sedikit satu tahun sejak pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional Perawat dan dua tahun sejak pengangkatan dalam pangkat Penata Muda golongan ruang III/a, diberikan angka kredit sebesar 50 (lima puluh) untuk kenaikan pangkat atau golongan setingkat lebih tinggi.

Pemberian angka kredit sebesar 50 (lima puluh) sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dituangkan dalam penetapan angka kredit yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang menetapkan angka kredit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pangkat dan Golongan Ruang JF Perawat

Pangkat dan golongan ruang Jabatan Fungsional Perawat dengan kategori Keterampilan terdiri atas:

  1. Jabatan Fungsional Perawat Terampil, meliputi Pangkat Pengatur, golongan ruang II/c, dan Pangkat Pengatur Tingkat I, golongan ruang II/d.
  2. Jabatan Fungsional Perawat Mahir, meliputi Pangkat Penata Muda, golongan ruang III/a, dan Pangkat Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b.
  3. Jabatan Fungsional Perawat Penyelia, meliputi Pangkat Penata, golongan ruang III/c, dan Pangkat Penata Tingkat I, golongan ruang III/d.

Pangkat dan golongan ruang Jabatan Fungsional Perawat dengan kategori Keahlian terdiri atas:

  1. Jabatan Fungsional Perawat Ahli Pertama Pangkat Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b.
  2. Jabatan Fungsional Perawat Ahli Muda Pangkat Penata, golongan ruang III/c, dan Pangkat Penata Tingkat I, golongan ruang III/d, dan
  3. Jabatan Fungsional Perawat Ahli Madya Pangkat Pembina, golongan ruang IV/a, Pangkat Pembina Tingkat I, golongan ruang IV/b, dan Pangkat Pembina Utama Muda, golongan ruang IV/c.
  4. Jabatan Fungsional Perawat Ahli Utama Pangkat Pembina Utama Madya, golongan ruang IV/d, dan Pangkat Pembina Utama, golongan ruang IV/e

Unsur dan Sub Unsur Kegiatan JF Perawat

Unsur kegiatan tugas Jabatan Fungsional Perawat yang dinilai Angka Kreditnya, yaitu Pelayanan Keperawatan, dengan sub unsur kegiatan meliputi Asuhan Keperawatan dan Pengelolaan Keperawatan.

Asuhan Keperawatan adalah rangkaian interaksi Perawat dengan klien dan lingkungannya untuk mencapai tujuan pemenuhan kebutuhan dan kemandirian klien dalam merawat dirinya. Pengelolaan Pelayanan Keperawatan adalah rangkaian kegiatan Perawat dalam mengelola Pelayanan Keperawatan mulai dari perencanaan, pengorganisasian, ketenagaan, pengarahan, pengendalian, dan pemantauan.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Perawat ditetapkan Menkes Budi G Sadikin di Jakarta pada tanggal 2 Februari 2022. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Perawat diundangkan Ditjen PP Kemenkumham Benny Riyanto di Jakarta pada tanggal 3 Februari di Jakarta.

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Perawat ditempatkan dalam Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 141. Agar setiap orang mengetahuinya.

Permenkes 4 tahun 2022 tentang Juknis JF Perawat

Latar Belakang

Pertimbangan keluarnya Permenkes 4 tahun 2022 tentang Juknis JF Perawat adalah:

  1. bahwa untuk pengembangan karir jabatan fungsional perawat, peningkatan profesionalisme, menjamin obyektivitas, transparansi, dan tertib administrasi kepegawaian, serta kelancaran pelaksanaan kegiatan jabatan fungsional perawat, perlu disusun petunjuk teknis jabatan fungsional perawat;
  2. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 66 ayat (2) Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 35 Tahun 2019 tentang Jabatan Fungsional Perawat, Menteri Kesehatan selaku pimpinan instansi pembina berwenang mengatur petunjuk teknis jabatan fungsional perawat;
  3. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Kesehatan tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Perawat;

Dasar Hukum

Dasar hukum terbitnya Permenkes 4 tahun 2022 tentang Juknis JF Perawat adalah:

  1. Pasal 17 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
  2. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916);
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 63, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6037) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6477);
  4. Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2021 tentang Kementerian Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 83);
  5. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 13 Tahun 2019 tentang Pengusulan, Penetapan, dan Pembinaan Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 834);
  6. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 35 Tahun 2019 tentang Jabatan Fungsional Perawat (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 1763);

Isi Permenkes 4 tahun 2022

Berikut adalah isi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Perawat, bukan format asli:

PERATURAN MENTERI KESEHATAN TENTANG PETUNJUK TEKNIS JABATAN FUNGSIONAL PERAWAT

Pasal 1

  1. Dengan Peraturan Menteri ini ditetapkan petunjuk teknis jabatan fungsional Perawat.

  2. Ruang lingkup petunjuk teknis jabatan fungsional Perawat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:

    1. kedudukan, tugas jabatan, jenjang jabatan, unsur dan sub unsur kegiatan jabatan fungsional Perawat;

    2. uraian kegiatan jabatan fungsional Perawat;

    3. pengusulan, penilaian, penetapan angka kredit; dan

    4. kenaikan pangkat/jenjang.

  3. Petunjuk teknis jabatan fungsional Perawat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Pasal 2

  1. Petunjuk teknis jabatan fungsional Perawat merupakan acuan bagi instansi pemerintah dalam melakukan pengelolaan dan pengembangan jabatan fungsional Perawat sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

  2. Petunjuk teknis jabatan fungsional Perawat bertujuan untuk:

    1. memberikan pedoman bagi Perawat dan pihak yang berkepentingan agar memiliki pengertian dan pemahaman yang sama mengenai ketentuan jabatan fungsional Perawat;

    2. memperjelas butir kegiatan;

    3. mempermudah tim penilai dalam melakukan penilaian angka kredit; dan

    4. mempermudah perhitungan formasi.

Pasal 3

  1. Jabatan fungsional Perawat meliputi:

    1. jabatan fungsional Perawat kategori keterampilan; dan

    2. jabatan fungsional Perawat kategori keahlian.

  2. Jabatan fungsional Perawat kategori keterampilan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a terdiri atas jenjang:

    1. jabatan fungsional Perawat terampil;

    2. jabatan fungsional Perawat mahir; dan

    3. jabatan fungsional Perawat penyelia.

  3. Jabatan fungsional Perawat kategori keahlian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b terdiri atas jenjang:

    1. jabatan fungsional Perawat ahli pertama;

    2. jabatan fungsional Perawat ahli muda;

    3. jabatan fungsional Perawat ahli madya; dan

    4. jabatan fungsional Perawat ahli utama.

Pasal 4

Bagi Perawat yang diangkat ke dalam jabatan fungsional Perawat kategori keahlian jenjang ahli pertama melalui pengangkatan pertama menduduki pangkat Penata Muda Tingkat I golongan ruang III/b.

Pasal 5

  1. Pejabat fungsional Perawat ahli pertama yang berijazah Ners dan masih menduduki pangkat Penata Muda golongan ruang III/a dengan masa kerja paling sedikit:

    1. satu tahun sejak pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional Perawat; dan

    2. dua tahun sejak pengangkatan dalam pangkat Penata Muda golongan ruang III/a,

    diberikan angka kredit sebesar 50 (lima puluh) untuk kenaikan pangkat atau golongan setingkat lebih tinggi.

  2. Pemberian angka kredit sebesar 50 (lima puluh) sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dituangkan dalam penetapan angka kredit yang ditetapkan oleh pejabat yang berwenang menetapkan angka kredit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal 6

Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Demikianlah bunyi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Perawat.

Lampiran Ukuran
Permenkes 4 tahun 2022 tentang Juknis JF Perawat (1.64 MB) 1.64 MB