Cara Mempelajari Polis Asuransi

Penyedia jasa asuransi banyak beredar di pasaran. Namun apakah kita mengetahui benar-benar tentang apa itu Asuransi. Biasanya setelah mendaftarkan diri ke sebuah layanan jasa asuransi kita dapat sebuah polis asuransi, sebagai bukti keikutsertaan dan kontrak kita dengan layanan perusahaan jasa asuransi. Selain itu kita juga harus membayar premi asuransi. Nah bagaimanakah cara mempelajari polis asuransi?.

Asuransi bukanlah investasi, namun biaya pengeluaran kita untuk asuransi itu sendiri. Maka kita akan mendapatkan manfaat sesuai perjanjian dengan perusahaan asuransi tersebut. Asuransi dalam tataran bidangnya adalah bidang bisnis jasa. Seperti jasa penjaminan, namun tentu bukan atau berbeda dengan pegadaian. Karena memang bidangnnya berlainan. Asuransi memiliki Polis Asuransi dan Premi dan manfaatnya.

Cara Mudah Mempelajari Polis Asuransi

Setiap kali Anda membeli asuransi, maka Anda akan diberikan sebuah buku bernama polis asuransi. Polis asuransi bukan hanya bukti keikutsertaan Anda dalam asuransi melainkan perjanjian asuransi antara penanggung (perusahaan asuransi) dan tertanggung (nasabah/peserta asuransi).

Sesuai dengan namanya yaitu “perjanjian,” maka isi dari polis adalah perjanjian pengalihan risiko, syarat-syarat, serta komitmen dari kedua belah pihak.

Umumnya, polis berbentuk buku tebal yang melelahkan untuk dibaca. Namun dengan memahami polis, kita akan paham terhadap produk asuransi yang sudah kita beli.

Lifepal.co.id merangkum beberapa cara mudah mempelajari polis asuransi jiwa.

Baca dan cermatilah lembar pernyataan

Ikhtisar atau lembar pernyataan umumnya terdiri dari 3 atau 5 halaman. Adapun informasi yang tercantum di dalam lembar itu adalah:

  1. Nama tertanggung;

  2. Nama pemegang polis;

  3. Nama penerima manfaat atau ahli waris, serta besaran persentase pembagiannya;

  4. Alamat tertanggung;

  5. Uang pertanggungan;

  6. Lingkup jaminan;

  7. Rider, clause dan warranty;

  8. Periode Asuransi;

  9. Potongan biaya yang dikenakan (bila Asuransi yang dibeli adalah unit link);

  10. Nilai premi yang harus dibayar;

  11. Tanggal terbit polis;

  12. Tanda tangan penanggung.

Polis akan berfungsi sebagai pedoman tata pelaksanaan hingga penyelesaian masalah apabila terjadi sebuah sengketa. Oleh karena itu, kenalilah informasi-informasi tersebut dengan baik dan seksama.

Pastikan saja apapun yang tertera di dalam lembar pernyataan sudah benar.

Ketahui besaran plafon yang diberikan

Ketika Anda membeli asuransi kesehatan, akan ada besaran plafon yang tertera di bagian polis. Sebut saja seperti:

  1. biaya dokter;

  2. biaya aneka perawatan;

  3. biaya sebelum perawatan dan setelah perawatan;

  4. biaya operasi;

  5. biaya rawat inap;

  6. biaya pengecekan kesehatan; dan

  7. lain sebagainya.

Dengan memahami hal tersebut, Anda akan mengetahui berapa maksimal pertanggungan yang diberikan untuk setiap manfaat, sekaligus apa saja yang sudah tercover dan yang belum.

Anda pun bisa menyiapkan dana tambahan untuk asuransi tambahan untuk mengcover biaya yang belum tercantum.

Sementara itu, untuk asuransi penyakit kritis, ketahuilah apakah manfaat sudah mencakup penyakit kritis, seperti serangan jantung, stroke, kanker, lumpuh, dan gagal ginjal.

Dan ketahui pulalah, apa ada perlindungan pada masa rawat jalan jika sudah terkena penyakit-penyakit di atas.

Anggap saja, bila seorang divonis gagal ginjal, apakah biaya cuci darahnya bisa diklaim di kemudian hari?.

Pelajari cara klaim

Sebut saja, dalam asuransi jiwa, beberapa perusahaan asuransi menetapkan aturan bahwa klaim diajukan maksimal 90 hari saat tertanggung wafat atau memasuki akhir masa pertanggungan. Lewat 90 hari tentu klaim akan ditolak.

Lalu, catat baik-baik seputar dokumen yang dibutuhkan. Sebut saja seperti formulir permohonan klaim, Surat Keterangan Kematian (asli dan legalisir), Surat Keterangan sebab meninggal dunia yang dikeluarkan dokter, Berita Acara Kecelakaan yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang, fotokopi Tanda Bukti Diri dari ahli waris dan tertanggung, dan fotokopi legalisir Kartu Keluarga pemegang polis.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk mempelajari polis asuransi dengan cepat. Patut diketahui bahwa perusahaan asuransi bakal memberikan Anda waktu buat mempelajari polis asuransi jiwa ataupun asuransi lainnya, yaitu 14 hari sejak tanggal terbitnya.

Manfaatkan masa ini untuk benar-benar memahami syarat dan ketentuan.

Catatan

Tips ini dibuat oleh Aulia Akbar CFP®, Perencana Keuangan & Financial Educator Lifepal.