Memanfaatkan Uang THR untuk Merawat Mobil

Bagi karyawan kantoran yang merayakan Idul Fitri, sebentar lagi Anda akan mendapat dana segar berupa tunjangan hari raya (THR) dari perusahaan tempat bekerja. Tentunya, Anda bisa memanfaatkan uang tersebut untuk merawat mobil kesayangan.

Meski ada ketentuan servis yang didasari pada jarak tempuh atau dari waktu, patut diingat bahwa setiap pemilik mobil, frekuensi penggunaan mobil, dan gaya berkendara berbeda-beda.

Sementara itu, servis tentu bisa memakan biaya yang cukup besar. Apalagi, jika ada penggantian komponen mobil.

Merawat juga tidak hanya sebatas servis mesin maupun ganti komponen, melainkan merawat eksterior mobil seperti memoles, salon, atau mengecat ulang mobil Anda.

Memang tidak salah memanfaatkan uang THR untuk merawat mobil kesayangan dalam waktu dekat ini. Namun, jangan terburu-buru.

Memanfaatkan Uang THR untuk Merawat Mobil

Lifepal.co.id merangkum enam hal yang harus dilakukan saat ingin memanfaatkan uang THR untuk merawat mobil kesayangan.

Manfaatkan THR Anda terlebih dulu untuk bayar utang

Gunakanlah THR Anda terlebih dulu untuk mengamankan kondisi keuangan. Lunasilah utang-utang konsumtif berbunga besar, sebut saja seperti utang pinjaman online, kartu kredit, dan lainnya.

Namun, bila utang tersebut adalah kredit mobil, lakukan peninjauan terhadap sisa tenor dan biaya penalti.

Jika memang pembelian mobil Anda dilakukan lewat pembiayaan syariah, maka tidak akan ada denda penalti karena pelunasan dipercepat, lain halnya dengan kredit mobil di bank atau perusahaan pembiayaan konvensional.

Apakah dana darurat sudah ada?

Dana darurat merupakan salah satu pos wajib dalam keuangan seseorang. Pasalnya, dana darurat sangat penting dan akan menjadi sumber dana dalam kondisi tak terduga, seperti bencana banjir, pergantian suku cadang, atau kehilangan penghasilan.

Idealnya, dana darurat yang harus dimiliki seseorang bergantung dengan jumlah tanggungan dan risiko pekerjaan.

Seorang lajang mungkin saja cukup dengan dana darurat sebesar 3 hingga 6 kali pengeluaran bulanan. Namun, mereka yang sudah berkeluarga wajib menyediakan minimal 6 kali pengeluaran bulanan.

Ingat kapan harus bayar pajak tahunan mobil

Apakah ada rencana untuk membayar pajak tahunan atau perpanjang STNK mobil Anda dalam waktu dekat? Mungkin satu, dua, atau tiga bulan setelah Idul Fitri.

Jadi tak perlu buru-buru menggungan gunakan dana THR terlebih dulu untuk servis. Sisihkan saja berapa persen dari uang THR Anda untuk membayar pajak tahunan, mengingat pajak tahunan kendaraan adalah bagian dari pengeluaran wajib.

Gunakan THR untuk membeli asuransi mobil terlebih dulu

Servis memang penting, tapi proteksi tentunya gak kalah penting. Asuransi mobil akan menanggung risiko kerusakan hingga kehilangan mobil yang Anda alami.

Asuransi TLO tentu lebih murah ketimbang all risk atau asuransi comprehensive, namun perlindungan yang diberikan oleh asuransi TLO hanya perlindungan saat mobil hilang atau mengalami kerusakan sebesar 75% dari harga mobil.

Sementara itu, asuransi comprehensive memiliki beberapa tambahan manfaat sebut saja seperti perlindungan banjir, kerusuhan, dan lain sebagainya.

Patut diketahui pula, asuransi mobil juga hadir dalam versi syariah. Salah satu perbedaan asuransi mobil syariah dan konvensional ada di metode pengelolaan dana yang menggunakan prinsip tolong menolong (ta’awuni).

Untuk mengetahui berapa jumlah premi asuransi yang harus Anda bayarkan nanti, Anda bisa mengetahuinya lewat beberapa faktor seperti harga mobil, wilayah mobil terdaftar, dan jenis perlindungan.

Anda pun bisa mencari tahu estimasi besaran premi asuransi mobil Anda di kalkulator Lifepal.

Tidak perlu menghabiskan THR untuk servis dan salon mobil

Sebagian dari Anda mungkin lebih suka menyervis kendaraan di bengkel resmi, sebagian lainnya memilih bengkel umum atau spesialis. Tidak ada yang salah di antara ketiga pilihan tersebut, karena Anda lebih memahami mobil Anda.

Khusus untuk perawatan eksterior dan eksterior, pertimbangkanlah memanfaatkan diskon atau paket penawaran khusus yang ada lewat internet dan lain sebagainya.

Tidak perlu menghabiskan seluruh THR Anda sekaligus untuk keperluan satu ini. Alokasikan sisa THR Anda untuk investasi, jika dana darurat dan proteksi sudah ada.

Catatan Penulis

Tips ini dibuat oleh Aulia Akbar CFP®, Perencana Keuangan & Financial Educator Lifepal.

Ketika mengambil, menyadur, atau mengutip informasi dalam rilis ini diharapkan memberikan tautan ke https://lifepal.co.id/asuransi/ agar memudahkan pembaca mendapatkan informasi selengkapnya.