Avatar jogloabang
Posted by jogloabang on December 14, 2017
Ekologi Demokrasi

Ekologi Demokrasi : Temukan cara-cara untuk memiliki kehidupan yang kuat dalam membentuk masa depan. Buku Ekologi Demokrasi adalah karya David Mathews dengan judul aslinya The Ecology of Democracy : Finding Ways to Have Stronger Hand in Shaping Our Future diterbitkan tahun 2014 oleh Kettering Foundation Press. Versi Bahasa Indonesia di terjemahkan dan diterbitkan oleh Lembaga Kajian Kebijakan Para Syndicate, tahun 2017.

Pengantar The Ecology of Democracy oleh David Mathews

NAMA SAYA TERCANTUM dalam sampul buku ini, maka saya bertanggung jawab atas semua kata di dalamnya. Namun demikian, penelitian dan penulisan buku ini adalah upaya bersama dari sebuah tim kecil di Yayasan Kettering yang disebut Cousins Research Group. Laura Carlson, Paloma Dallas, dan Melinda Gilmore mengerjakan naskah yang tak terhitung banyaknya, dan, bersama-sama dengan Kristin Cruset, memeriksa data dalam buku ini. Alex Lovit memberikan sudut pandang sejarah, dan Ekaterina Lukianova menganalisi penjelasan saya tentang apa yang terjadi dalam diskusi publik. Kathy Heil mengetik manuskrip buku ini, dengan bantuan Angel George Cross dan Margaret Dixon.

Proses nalisasi buku dikawal oleh Melinda Gilmore. Ia didampingi oleh para seniman dan disainer yang membantu menuangkan ide-ide ke dalam bentuk visual. Adalah Mia Roets yang pertama kali membuat ilustrasi analogi lahan basah (wetlands) untuk sampul buku ini. Ilustrasi awal yang dibuatnya telah membantu kami membuat desain akhir sampul buku ini, yang dikerjakan oleh Matt Minde.

Ketika kami tidak menemukan kartun untuk mengurangi teks, Jennifer Berman menambahkan ilustrasi asli. Disain interior buku ini dibuat oleh Steve dan Heidi Long, Joey Easton O’Donnell memeriksa naskah, dan Lisa Boone-Berry mengerjakan indeksnya.

Seperti biasa, saya sangat berterimakasih kepada istri saya, Mary, yang telah menjadi penyimak penting dan penyumbang saran-saran yang baik.

Saya sangat berutang kepada semuanya — dan dengan senang hati mengakuinya.

Kata Pengantar Para Syndicate di Ekologi Demokrasi

BUKU INI ADALAH perkenalan kami dengan kesaksian Penulis bahwa demokrasi kita hari ini sedang beradaptasi dengan ‘ekologi’ zaman. Buku ini membuka optimisme bahwa janji demokrasi tidak pernah lepas dari mimpinya mengejar kebebasan dan keadilan. Nyatanya hari ini tidak sedikit orang-orang yang kita jumpai di lingkungan sekitar kita yang tulus melakukan kerja untuk membuat demokrasi itu bekerja untuk warga. Kerja bersama ‘orang-orang hebat’ dalam memecahkan masalah lokal di lingkungan dan komunitasnya menjadi simpul energi baru demokrasi menghidupkan tindakan warga. Pesannya sederhana namun menggugat: politik retorika ‘elite’ harus ditarik membumi menjadi politik kerja ‘warga’ dengan pelibatan kepedulian setiap orang.

Meskipun mengambil pengalaman belajar berdemokrasi di Amerika, buku ini bercerita tentang demokrasi dunia yang sedang beradaptasi dengan ciri-ciri yang khas untuk tiap-tiap negara yang mau belajar, termasuk Indonesia. Persisnya, saat tahap demokrasi kita di Republik sedang dalam proses ‘in the making’ sekarang ini, kesabaran berpolitik kita sedang diuji banyak pencobaan: korupsi yang menggurita, oligarki partai politik, menguatnya gejala populisme konservatif yang anti- toleransi dan anti-demokrasi.

Terima kasih sebesarnya atas kepercayaan Kettering Foundation (USA) kepada lembaga kami untuk menerbitkan edisi terjemahan buku ini dalam Bahasa Indonesia. Semoga buku ini menjadi referensi kita ‘belajar bersama’ membangun demokrasi berekologi dengan kebutuhan menjaring inisiatif warga dan merajut partisipasi setiap orang untuk terlibat bekerja ‘mulai dari yang kecil’ di lingkungan politiknya masing- masing.

Salam Demokrasi.

Simak Ekologi Demokrasi

Politik seharusnya menjadi profesi paruh-waktu bagisetiap warganegara. - Dwight D. Eisenhower

Buku mencermati tentang fenomena demokrasi di tingkat bawah, dan di tingkat pemerintahan serta hasil- hasilnya mengapa kok jadi tidak seimbang lagi dengan cara yang terang dan halus. Apa yang terjadi secara alami oelh tiap individu manusia adalah salah satu bentuk demokrasi yang baik, demikian karena mereka menganut demokrasi sebagai acuannya.

Buku Ekologi Demokrasi memotret kebingungan penulisnya sendiri dalam melihat fenomena sosial. Karena sebagai ilmuwan harus mengakomodasi dan mengedepankan apa yang sudah ada dan pernah diteliti menjadi teori yang sudah diuji oleh para professor. Jadi bagi orang Jawa agak lucu juga membaca buku ini. Terkecuali yang sudah teracuni oleh kata DEMOKRASI.

Ekologi Demokrasi