Avatar jogloabang
Posted by jogloabang on November 22, 2017
Pergub DIY No.51 th 2017 tentang Bantuan Alat Bantu Kesehatan Penyandang Disabilitas

Pergub DIY Nomor 51 tahun 2017 tentang Bantuan Alat Bantu Kesehatan Bagi Penyandang Disabilitas Peserta Jaminan Kesehatan Sosial adalah Peraturan Gubernur yang baru menggantikan Pergub Nomor 83 Tahun 2014. Penggantian Pergub DIY No. 83 Tahun 2014 menjadi Pergub DIY Nomor 51 Tahun 2017 dikarenakan adanya perubahan struktur peserta dan paket manfaat alat bantu. Sistem Jamkesus DIY dengan memberikan alat bantu adalah hal yang menarik, dan harus diinformasikan kepada para difabel agar dapat mengakses secara lebih mudah dan lebih siap menghadapi sistem atau cara untuk mendapatkannya.

Alat Bantu Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas dimaksud dalam Peraturan Gubernur DIY Nomor 51 Tahun 2017 adalah instrumen, apparatus, mesin, dan/atau implan yang tidak mengandung obat yang digunakan untuk mencegah, mendiagnosis, menyembuhkan, dan meringankan penyakit, merawat orang sakit, memulihkan kesehatan pada manusia, dan/atau membentuk struktur dan memperbaiki fungsi tubuh, dan dapat dipergunakan di dalam tubuh melalui prosedur operasi maupun di luar tubuh. Dan yang dimaksud dengan Penyandang Disabilitas adalah setiap orang yang mengalami gangguan, kelainan, kerusakan, dan/atau kehilangan fungsi organ fisik, mental, intelektual atau sensorik dalam jangka waktu tertentu atau permanen dan menghadapi hambatan lingkungan fisik dan sosial.

Kekuatan Peraturan Gubernur DIY tentang Bantuan Alat Bantu Kesehatan Bagi Penyandang Disabilitas Peserta Jaminan Kesehatan Sosial, Pergub Nomor 51 Tahun 2017 ini hanya berlaku untuk warga Penyandang Disabilitas Daerah Istimewa Yogyakarta (Pasal 2). Dengan prinsip pemberian alat bantu dalam bantuan pembiayaan alat bantu dan pengutamaan mutu alat dan pelayanan (Pasal 3). Jadi sistem Jamkesus untuk penyandang disabilitas dalam hal penerimaan manfaat alat bantu hanya ada di DIY.

Pasal 4 dengan 4 ayatnya mengatur tentang penentuan hak Penyandang Disabilitas atas alat bantu dengan parameter kondisi penyandang disabilitas dan indikasi medis. Kondisi Penyandang Disabilitas tersebut dibedakan menjadi Penyandang Disabilitas fisik, intelektual, mental dan sensorik. Sementara untuk indikasi medis merujuk pada keputusan Dokter Spesialis sesuai dengan kondisi penyandang disabilitas.

Alat Bantu Disabilitas Jamkesus DIY

Pasal 5 Pergub 51 tahun 2017 membahas tentang jenis alat bantu yaitu alat bantu kesehatan dan reparasi alat bantu kesehatan. Alat bantu yang akan diberikan dalam bentuk bantuan adalah alat bantu dengar, penglihatan, gerak/mobilisasi dan alat bantu fungsional lainnya. Besaran bantuan pembiayaan dapat dilihat pada gambar dibawah yang merupakan lampiran dari Peraturan Gubernur DIY tentang Bantuan Alat Bantu Kesehatan Bagi Penyandang Disabilitas Peserta Jaminan Kesehatan Sosial.

Bantuan alat bantu diberikan kepada:

  1. Penyandang disabilitas yang menjadi Peserta Jamkesus;
  2. Penyandang disabilitas yang telah menjadi peserta PBI JKN, yang alat bantunya tidak dijamin oleh BPJS Kesehatan, dengan syarat surat keterangan dari BPJS Kesehatan yang menyatakan bahwa BPJS Kesehatan tidak memiliki paket manfaat yang dibutuhkan; dan
  3. Penyandang disabilitas yang telah menjadi peserta PBI Jamkesda, yang alat bantunya tidak dijamin, dengan syarat setelah mendapatkan surat keterangan dari instansi Pemerintah Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang jaminan kesehatan.

Ketentuan Pemberian Bantuan Alat Bantu Kesehatan

Jenis dan Harga Alat Bantu

  1. Alat Bantu Pendengaran
  2. Alat Bantu Penglihatan
  3. Alat Bantu Gerak
    1. Alat Bantu Gerak / Mobilisasi Prostesis

    2. Alat Bantu Gerak/Mobilisasi Ortosis


    3. Alat Bantu Gerak/Mobilisasi Kursi Roda
    4. Alat Bantu Gerak / Mobilisasi Cruch, Walker dan Cane
  4. Alat Bantu Fungsional Lain

Pratayang Pergub DIY Nomor 51 tahun 2017 tentang Bantuan Alat Bantu Kesehatan bagi Penyandang Disabilitas Peserta Jaminan Kesehatan Sosial