Avatar jogloabang
Posted by jogloabang on November 10, 2019
Keputusan Presiden Nomor 24 tahun 2013 tentang Penetapan Tanggal 1 Mei sebagai Hari Libur

Mengapa 1 Mei jadi hari libur nasional?. Seperti kita tahu dan alami setiap tahunnya bahwa setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh, Hari Pekerja, Internasional Labour Day, Hari Buruh Internasional atau bahasa Internasionalnya adalah May Day. Sementara yang menjadi pertanyaan adalah apa hubungan May Day dan hari Buruh Internasional. Karena kita tahu May Day sering kita dengar ketika ada keadaan darurat baik di pesawat udara ataupun kapal laut.

Untuk hubungan May Day dan Hari Buruh Internasional bisa saja di cari di internet karena khasanah tersebut bukan khasanah keIndonesiaan. Gampangnya adalah May Day adalah perayaan Kuno sejak Jaman Romawi yang disebut dengan festival Flora dirayakan antara tanggal 27 April hingga Awak Mei. Sementara Hari Buruh Internasional yang mulai dikenal sejak akhir abad ke 19 ditetapkan oleh sebuah organisasi "The Second International Comunist and Socialists", sebuah entitas hari baru yang tidak ada hubungannya dengan Kerajaan Romawi Kuno, karena May Day Hari Buruh Internasional diperigati untuk mengenang kejadian Haymarket Square di Chicago, dimana ada kejadian pengeboman pada demonstrasi tenaga kerja di Chicago tersebut.

In an attempt to end these inhumane conditions, the Federation of Organized Trades and Labor Unions (which would later become the American Federation of Labor, or AFL) held a convention in Chicago in 1884. The FOTLU proclaimed “eight hours shall constitute a legal day’s labor from and after May 1, 1886.” Sumber :

Haymarket Riot terjadi pada tanggal 3 Mei 1886, dalam rangkaian demonstrasi besar-besaran yang dimulai tanggal 1 Mei 1886. dimana 300 ribu buruh dari 13 ribu perusahaan keluar dari pekerjaannya di seantero Amerika. Pengeboman di Haymarket Riot tersebut menjadi simbol represi negara terhadap buruh. Dan putusan pengadilan kepada para Haymarket Martyr mengejutkan dunia sehingga pada tahun 1890, lebih dari 300 ribu orang melakukan protes dan demonsrasi di London pada hari May Day. Mulai saat itulah sejarah buruh 1 Mei dikenal oleh dunia, bukan hanya dipandang dari sudut ideologi komunis maupun sosialis.

Indonesia menjadi anggota ILO (Organisasi Buruh Internasional) sejak tanggal 12 Juli 1950. Kemudian meratifikasi Konvensi Organisasi Perburuhan Internasional Nomor 98 mengenai berlakunya Dasar-Dasar daripada Hak untuk Berorganisasi dan untuk Berunding Bersama dengan (Lembaran Negara Tahun 1956 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Nomor 1050).

Kemudian pada masa Pemerintahan Gus Dur, diterbitkanlah . Undang-Undang Nomor 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja / Serikat Buruh disahkan Presiden Abdurrahman Wahid pada tanggal 4 Agustus 2000 di Jakarta. Undang-Undang Nomor 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja / Serikat Buruh mulai berlaku sejak diundangkan oleh Sekretaris Negara Djohan Effendi pada tanggal 4 Agustus 2000 di Jakarta. Undang-Undang Nomor 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja / Serikat Buruh di tempatkan pada Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 131 dan Penjelasan Atas Undang-Undang Nomor 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja / Serikat Buruh ditempatkan pada Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3989. Agar setiap orang mengetahuinya.

Selanjutnya Presiden Megawati Soekarnoputri mengesahkan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4279). Mempertegas hak-hak para pekerja di Indonesia, dan aturan-aturan yang berhubungan dengan dunia ketenagakerjaan.

Terus, mengapa 1 Mei, atau May Day menjadi hari libur nasional, sementara para buruh dan pekerja malah berdemonstrasi? Buruh atau pekerja tidak hanya berdemonstrasi pada hari 1 Mei namun mengungkapkan apa yang terjadi pada dunia kerja, hal ini bisa disikapi secara positif karena memiliki kebaikan yaitu kritik untuk membangun dunia usaha yang lebih baik dan lebih adil. Selain itu, mengapa libur?.

Hari May Day, Hari Buruh Internasional pada 1 Mei menjadi hari libur resmi nasional di Indonesia diptutuskan Presiden Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono dalam sebuah Keputusan Presiden. Yaitu Kepres 24 tahun 2013 tentang Penetapan Tanggal 1 Mei sebagai Hari Libur. Keputusan Presiden Nomor 24 tahun 2013 tentang Penetapan Tanggal 1 Mei sebagai Hari Libur ditetapkan Presiden Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 29 Juli 2013 di Jakarta. Berikut isi Kepres tentang Penetapan Tanggal 1 Mei sebagai Hari Libur.

Keputusan Presiden Nomor 24 tahun 2013 tentang Penetapan Tanggal 1 Mei sebagai Hari Libur

Latar Belakang

Pertimbangan dalam Keputusan Presiden Nomor 24 tahun 2013 tentang Penetapan Tanggal 1 Mei sebagai Hari Libur adalah:

  1. bahwa Hari Buruh Internasional tanggal 1 Mei, diperingati secara rutin oleh para pekerja/buruh di berbagai wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  2. bahwa peringatan Hari Buruh Internasional sebagaimana dimaksud pada huruf a, berguna untuk membangun kebersamaan antar pelaku hubungan industrial agar lebih harmonis secara nasional;
  3. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Presiden tentang Penetapan Tanggal 1 Mei Sebagai Hari Libur;

Dasar Hukum

Dasar hukum Keputusan Presiden Nomor 24 tahun 2013 tentang Penetapan Tanggal 1 Mei sebagai Hari Libur adalah:

  1. Pasal 4 ayat (1) ;
  2. (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 131, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3989);
  3. (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 39, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4279);
  4. Keputusan Presiden Nomor 251 Tahun 1967 tentang Hari-Hari Libur, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 1983;

Isi Kepres Penetapan 1 Mei sebagai Hari Libur

Berikut isi diktum dalam Keputusan Presiden Nomor 24 tahun 2013 tentang Penetapan Tanggal 1 Mei sebagai Hari Libur (bukan format asli):

Menetapkan : KEPUTUSAN PRESIDEN TENTANG PENETAPAN TANGGAL 1 MEI SEBAGAI HARI LIBUR.
KESATU : Menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Hari Libur untuk memperingati Hari Buruh Internasional.
KEDUA : Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

 

  Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 29 Juli 2013
  PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Demikianlah mengapa tanggal 1 Mei, May Day, Hari Buruh Internasional di Indonesia menjadi hari libur nasional.

Keputusan Presiden Nomor 24 tahun 2013 tentang Penetapan Tanggal 1 Mei sebagai Hari Libur

[ Foto Hari Buruh tahun 2008 Oleh Karya sendiri , , ]