Avatar jogloabang
Posted by jogloabang on November 06, 2019
Panduan Penggunaan Aplikasi Samsat Online Nasional

Aplikasi Samsat Online Nasional tentu memudahkan masyarakat untuk membayar Pajak Kendaraan Bermotor. Samsat Online Nasional merupakan layanan jaringan elektronik yang diselenggarakan Tim Pembina Samsat Nasional berdasarkan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia untuk pembayaran dan pengesahan tahunan secara online Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Pengesahan STNK yang dapat dilakukan secara Nasional melalui aplikasi layanan mobile.

Samsat Online Nasional sesuai namanya berlaku di seluruh Nusantara. Hanya saja kita tetap harus datang ke Samsat dalam kurun waktu maksimal 30 hari setelah pembayaran via online, untuk mendapatkan pengesahan SKPD, yaitu lembaran yang isinya bukti pembayaran. Daerah administrasi/hukum pemberlakuan lingkup pelayanan Samsat Online Nasional yang dapat diakses adalah seluruh Samsat di wilayah Provinsi yang ada di Indonesia. Sistem pelayanan Samsat Online Nasional ini hanya melayani Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor tahunan SWDKLLJ dan PNBP Pengesahan STNK.

Aplikasi Samsat Online Nasional dapat diunduh di Play Store, pencarian kata kunci Samsat Online Nasional atau melalui tautan .

Samsat Online Nasional Menu

Menu di Aplikasi Samsat Online Nasional

Sesudah menginstall aplikasi Samsat Online Nasional via kita akan bertemu dengan Menu Aplikasi Samsat Online Nasional, seperti:

  1. Pendaftaran

    Menu ini merupakan layanan untuk melakukan pendaftaran, penetapan pajak PKB, SWDKLJJ, dan untuk mendapatkan kode bayar.

  2. Info Proses

    Menu ini memberikan informasi terkait tindak lanjut dari tahapan-tahapan atau proses yang sudah di lakukan.

  3. Info Pajak

    Menu Info Pajak, memberikan informasi seputar besaran PKB dan SWDKLLJ kendaraan.

  4. E-TBPKB

    Menu E-TBPKP, akan menampilkan tanda bukti pelunasan pembayaran secara elektronik.

  5. E-Pengesahan STNK

    Menu E-Pengesahan STNK memberikan tampilan pengesahan STNK secara elektronik atau virtual.

  6. Pindah Bukti

    Menu Pindah Bukti memberikan fitur tentang pemindahan E-Pengesahan STNK dan E-TBPKB dari satu handphone ke handphone yang lain.

  7. Pengaduan

    Menu Pengaduan dalam Aplikasi Samsat Online Nasional adalah fitur pelaporan atau komplain sistem, kita bisa memberikan umpan balik tentang pelayanan Samsat Online Nasional, semacam keluhan, kritik, dan saran.

  8. Panduan

    Sebagaimana namanya, Menu Panduan dalam Aplikasi Samsat Online Nasional adalah menu untuk menampilkan bagaimana cara menggunakan Aplikasi Samsat Online Nasional.

Samsat Online Nasional Pendaftaran

Cara pembayaran cukup simpel seperti aplikasi belanja online atau tiket online lainnya. Setiap proses pendaftaran yang telah selesai akan mendapatkan Kode Bayar yang digunakan untuk pembayaran melalui layanan E-Channel perbankan (e-Banking atau ATM) yang telah bekerja sama dalam pelayanan pembayaran. Adapun perbankan yang bekerja sama meliputi Bank Pembangunan Daerah (BPD) masing-masing provinsi; Bank BUMN (BNI, BRI, Mandiri, BTN); Bank Swasta (BCA, Permata, CIMB Niaga). Bagi wajib pajak yang sudah mendapatkan kode bayar dari aplikasi dapat langsung melakukan pembayaran melalui ATM. Untuk melakukan pembayaran bisa menggunakan kartu ATM milik sendiri atau ATM orang lain. Kode bayar berlaku selama maksimal 2 jam. Apa bila belum melakukan pembayaran kode bayar tidak berlaku lagi. Apabila pemohon tetap akan melakukan pembayaran diharuskan melakukan pendaftaran ulang.

Samsat Online Nasional Contoh Isi Pendaftaran

Samsat Online Nasional Pendataran Lanjutan

Tata Cara Penggunaan Aplikasi Samsat Online Nasional

  1. Unduh aplikasi Samsat Online Nasional di Playstore .
  2. Jika Anda ingin membayar pajak kendaraan bermotor (PKB), tekan menu pendaftaran.
  3. Setelah menekan tombol tersebut akan muncul pemberitahuan yang berbunyi "perhatian, TBPKP/SKPD dan stiker pengesagan STNK akan dikirim ke alamat yang tertera di STNK." Terdapat pilihan setuju dan tidak setuju. Apabila ingin melanjutkan pembayaran klik tombol setuju.
  4. Setelah menekan tombol setuju, akan muncul formulir yang harus diisi wajib pajak, yakni nomor polisi, NIK, lima digit terakhir nomor rangka, nomor telepon, dan email.
  5. Setelah selesai mengisi formulir, tekan tombol lanjutkan. Sistem akan memproses data tersebut selama kurang lebih satu menit. Jika data yang dimasukkan sudah benar, akan muncul data lengkap mengenai kendaraan yang akan dibayarkan pajaknya dan besaran pajak yang harus dibayarkan.
  6. Setelah itu, wajib pajak tinggal menekan tombol setuju untuk mendapatkan kode bayar. Kode bayar yang digunakan untuk pembayaran melalui layanan E-Channel perbankan (e-Banking atau ATM) yang telah bekerja sama dalam pelayanan pembayaran.

Samsat Online Nasional Menu Pengaduan

Setelah membayar atau mendapatkan tanda bukti bayar berlaku selama maksimal 1 bulan harus di tukar dengan SKPD asli dan dilakukan pengesahan STNK. Apabila melebihi 1 bulan tetap bisa di tukar dengan SKPD asli dan dilakukan pengesahan STNK. Tetapi tanda bukti bayar yang melebihi 1 bulan tidak mempunyai legitimasi operasional Ranmor dijalan. Bukti data E-TBPKP dan E-STNK yang sudah proses pembayaran dapat dipindah kan ke perangkat lainnya melalui proses pindai kode QR pada data E-STNK. Bukti data ini hanya dapat digunakan untuk satu perangkat saja. SKPD akan dikirim ke alamat yang tertera di STNK yang didaftarkan. Jadi memang sebaiknya juga jika membeli kendaraan second hand sebaiknya segera di balik nama, agar lebih nyaman menggunakan aplikasi Samsat Online Nasional ini.

Samsat Online Nasional E-TBPKP

PERHATIAN

  1. Apabila kode bayar sudah keluar, wajib pajak tinggal membayarnya menggunakan mesin ATM. Kode bayar itu hanya berlaku selama dua jam.
  2. Setelah melakukan pembayaran, wajib pajak akan dikirimi E-TBPKP oleh pihak Samsat yang berlaku selama 30 hari sejak hari pembayaran.
  3. Setelah itu, dalam rentang 30 hari tersebut, wajib pajak harus datang ke Samsat untuk mengesahkan STNK dan meminta TBPKP/SKPD asli berdasarkan E-TBPKP atau struk pembayaran.

Samsat Online Nasional E-STNK

Meskipun sudah cukup banyak membantu memudahkan kita membayar Pajak Kendaran bermotor tahunan, Karena yang 5 tahunan masih tetap harus datang ke Samsat, meskipun juga sekarang sudah dirasakan lebih cepat. Namun masih terasa ribet, ada baiknya Pemerintah dan yang berwenang segera memikirkan Surat Tanda Nomor Kendaraan dan Pajaknya juga bisa diakses secara elektronik, semisal penerbitan Smart STNK atau E-STNK yang menjadi Kartu Pintar, dan tidak usah dibubuhi stiker ataupun pengesahan yang masih model kuno dan rawan, karena masih ada celah untuk korupsinya. Sebanding dengan harga yang dibayarkan ketika membeli kendaraan baru plus surat-suratnya.

Setelah adanya aplikasi Samsat Online Nasional ini, juga akan lebih menarik jika plat nomor pun segera diubah menjadi barcode. Jika memang bisa dilakukan penerbitan Smart STNK, Smart BPKB atau STNK dan BPKB generasi 4.0, dan plat nomor kendaraan bermotor generasi digital. Niscaya keuntungan dari Pemerintah akan lebih banyak karena menggunakan barang-barang yang lebih murah, non-manual, sulit ditiru dan mendukung kebijakan satu data Indonesia. Bravo Polri !!!